Nakhon Ratchasima – Atlet para-panahan putra kebanggaan Indonesia, Ken Swagumilang, sukses menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Ken berhasil membungkam perlawanan wakil tuan rumah, Comsan Singpirom, dalam laga final nomor Men’s Individual Compound yang dihelat di Mook Stadium Field, Nakhon Ratchasima, Sabtu (24/1). Kemenangan ini memastikan medali emas jatuh ke pelukan kontingen Indonesia.
Kemenangan Ken diraih melalui pertarungan yang cukup ketat. Pemuda berusia 28 tahun ini memastikan podium tertinggi setelah mengumpulkan total skor 144 dari lima seri tembakan (29, 29, 28, 30, 28). Sementara itu, lawannya dari Thailand, Comsan Singpirom, harus puas dengan medali perak setelah mencatatkan total poin 142 (29, 28, 28, 28, 29).
Usai pertandingan, Ken mengungkapkan bahwa faktor cuaca, terutama arah angin yang tidak menentu, menjadi tantangan tersendiri di lapangan. “Dalam panahan, kondisi alam tidak bisa diprediksi, seperti angin yang kadang berembus kencang atau pelan. Kami hanya berupaya memberikan yang terbaik, dan alhamdulillah, Allah memberikan izin untuk meraih emas,” tuturnya.
Atlet asal Sidoarjo, Jawa Timur, ini membagikan rahasia ketenangannya di lapangan. Ken mengaku berusaha tampil tanpa beban dan sepenuhnya mengikuti instruksi pelatih. Baginya, rasa gugup adalah hal yang manusiawi. Untuk mengatasinya, ia memilih menjaga rutinitas santai seperti hari-hari biasanya, termasuk bermain ponsel, bermain game, hingga beribadah.
“Fokus saya hanya pada pertandingan. Ambil busur, tembak dengan baik, seperti memakai kacamata kuda. Persiapan saya tergolong sederhana; main game, scrolling media sosial tipis-tipis, dan shalat. Itu saja,” ungkap Ken yang juga pernah menempuh pendidikan tinggi di Malang ini.
Selain faktor teknis dan mental, Ken menegaskan bahwa dukungan keluarga adalah pilar utama di balik kesuksesannya. Sejak awal merintis karier hingga menjadi atlet nasional, keluarganya selalu memberikan sokongan penuh, termasuk bantuan peralatan dan dukungan saat ia pindah ke Malang pada tahun 2015. “Dukungan keluarga adalah nomor satu bagi saya,” pungkasnya.
