BeritaOlahraga

Kemenpora Buka Seleksi Terbuka Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK, Beri Ruang bagi Talenta Profesional

0

Jakarta — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuka seleksi terbuka untuk mengisi jabatan Direktur Pengelolaan Aset dan Usaha Keolahragaan pada Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK), sebagai bagian dari proses pengisian Pejabat Pengelola Badan Layanan Umum (BLU). Pendaftaran dibuka pada 22–29 September 2026, dan terbuka baik bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun kalangan Non-PNS yang memenuhi persyaratan serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Kemenpora memperkuat tata kelola pengelolaan aset dan usaha keolahragaan agar berjalan lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Ruang bagi Talenta Profesional

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyampaikan bahwa pengelolaan aset dan pengembangan usaha keolahragaan membutuhkan pendekatan profesional serta pemahaman mendalam terhadap industri olahraga sebagai sebuah ekosistem yang memiliki potensi ekonomi. Atas dasar itu, Kemenpora membuka kesempatan lebih luas bagi talenta dari latar belakang profesional untuk turut berkontribusi memperkuat ekosistem olahraga nasional.

Erick berharap figur yang terpilih nantinya dapat mendukung Direktur Utama LPUK dalam membawa lembaga tersebut menjadi lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil, sehingga penguatan pengelolaan aset dan usaha keolahragaan dapat memberi kontribusi lebih besar bagi pengembangan industri olahraga nasional. Ia menyebut langkah ini sebagai bagian dari proses transformasi yang tengah dijalankan, dengan tujuan agar aset negara dikelola secara optimal dan memberi manfaat yang semakin besar bagi pengembangan olahraga.

Harapan dari Direktur Utama LPUK

Direktur Utama LPUK, Muhammad Oktaviandi, menyampaikan bahwa pembukaan seleksi ini menjadi peluang untuk mendapatkan talenta terbaik yang mampu memperkuat kapasitas LPUK, khususnya dalam pengelolaan aset dan pengembangan usaha keolahragaan. Ia berharap proses seleksi dapat menghasilkan figur yang membawa perspektif baru, bekerja secara profesional, serta menciptakan nilai tambah bagi Kemenpora, LPUK, maupun ekosistem olahraga secara lebih luas.

Menurutnya, LPUK membutuhkan sumber daya manusia yang mampu memadukan kemampuan manajerial dengan pemahaman terhadap dinamika industri olahraga, agar pengelolaan aset dan usaha keolahragaan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa LPUK perlu terus berkembang menjadi lembaga yang adaptif dan inovatif, sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga mampu melihat peluang, membangun kolaborasi, dan menghadirkan terobosan dalam pengembangan usaha keolahragaan.

Proses Seleksi Mengedepankan Transparansi

Menpora menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara terbuka dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, kompetensi, dan integritas, sehingga kesempatan mengisi jabatan tersebut terbuka bagi setiap kandidat yang memenuhi persyaratan dan memiliki kapasitas sesuai kebutuhan organisasi. Sosok yang dicari, menurutnya, adalah figur yang memiliki kompetensi, integritas, kemampuan memimpin, serta visi untuk mengembangkan usaha keolahragaan, dengan kesempatan yang sama bagi siapa pun yang memenuhi syarat.

Informasi Pendaftaran

Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi dapat diakses melalui laman resmi Kemenpora di https://kemenpora.go.id/pengumuman. Pendaftaran beserta berkas lamaran wajib diunggah paling lambat 29 September 2026 pukul 23.59 WIB.

Exit mobile version