Example floating
Example floating
Berita

CBRE dan COIN Pimpin Kenaikan Saham Trending, Pasar Bergerak Campuran di Awal Pekan

8
×

CBRE dan COIN Pimpin Kenaikan Saham Trending, Pasar Bergerak Campuran di Awal Pekan

Sebarkan artikel ini

Jakarta, — Pasar saham domestik ditutup dengan pergerakan campuran pada Rabu sore (15/10), di mana beberapa saham energi dan kripto mencatatkan kenaikan signifikan, sementara saham sektor digital dan properti mengalami tekanan jual.

Berdasarkan data aplikasi pasar modal pukul 18.42 WIB, Cakra Buana Resources Energi Tbk. (CBRE) memimpin daftar saham trending dengan lonjakan harga sebesar +24,88% ke posisi Rp1.330 per saham. Lonjakan tajam ini menjadikan CBRE sebagai top gainer harian, didorong oleh meningkatnya minat investor terhadap sektor energi dan spekulasi adanya ekspansi proyek baru di bidang sumber daya energi.

Di sisi lain, saham Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN) turut mencuri perhatian dengan kenaikan +7,51% ke level Rp3.150. Penguatan COIN sejalan dengan tren positif harga aset kripto global dalam beberapa hari terakhir. Investor menilai saham-saham berbasis teknologi blockchain memiliki potensi pertumbuhan tinggi di tengah meningkatnya adopsi digital.

Sementara itu, saham Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) turut menguat sebesar +2,9% ke harga Rp2.480, menunjukkan sentimen positif di sektor tambang energi yang relatif stabil di tengah volatilitas pasar.

Namun, tidak semua saham mencatatkan hasil positif. Saham Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) terkoreksi tajam -12,23% menjadi Rp3.300, diduga akibat aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan kuat sebelumnya. Penurunan lebih dalam terjadi pada Diamond Citra Properti Tbk. (DADA) yang anjlok -14,41% ke harga Rp95, disinyalir karena tekanan jual tinggi di sektor properti dan lemahnya sentimen terhadap pasar hunian.

Dari sektor perkebunan dan energi, Gozco Plantations Tbk. (GZCO) melemah -5,95%, sedangkan Futura Energi Global Tbk. (FUTR) turun -9,23%, mencerminkan masih tingginya volatilitas di sektor komoditas.

Meski demikian, saham Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) hanya terkoreksi ringan -2,75%, menandakan investor masih menaruh minat pada saham tambang yang memiliki prospek ekspor kuat.

Analis pasar menilai, pergerakan yang beragam ini menunjukkan bahwa pasar saham Indonesia sedang berada dalam fase rotasi sektor, di mana investor mulai memindahkan portofolio dari saham digital dan properti menuju saham energi dan komoditas.
“Volatilitas pasar cukup tinggi saat ini. Sektor energi menjadi magnet karena harga minyak global yang relatif stabil dan adanya ekspektasi kenaikan permintaan,” ujar Hermawan analis pasar modal di kantor Pemuda.co.id di Jakarta.

Kenaikan saham CBRE dan COIN juga dinilai sebagai indikasi meningkatnya minat investor terhadap sektor-sektor baru yang berpotensi tumbuh di tengah transisi ekonomi digital dan energi bersih.

Secara keseluruhan, pasar saham Indonesia pada Kamis pagi bergerak campuran, dengan saham energi dan kripto mendominasi penguatan, sementara sektor digital dan properti mengalami tekanan jual.
Saham CBRE (+24,88%) dan COIN (+7,51%) menjadi sorotan utama sebagai top gainer, sementara DADA (-14,41%) dan WIFI (-12,23%) menjadi top loser.
Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar yang masih mencari arah di tengah perubahan sentimen global dan domestik.

Editor: AFA
Sumber data: Aplikasi pasar modal
Kategori: Ekonomi & Pasar Modal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *