Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menyatakan dukungan penuh terhadap Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah berjalan selama satu tahun dan dinilai memberi dampak positif bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan pencegahan.
Program tersebut dipandang sebagai langkah strategis pemerintah untuk mendorong deteksi dini berbagai risiko penyakit, memperkuat upaya pencegahan, serta menekan potensi beban pembiayaan kesehatan di masa mendatang. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, masyarakat diharapkan lebih siap mengambil langkah menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
Dalam mendukung implementasi CKG, Kemenpora menekankan pentingnya keseimbangan antara pemeriksaan kesehatan rutin dan penerapan gaya hidup aktif. Aktivitas olahraga disebut sebagai salah satu pilar utama pencegahan karena berperan dalam menjaga kebugaran tubuh serta meningkatkan daya tahan fisik.
Melalui berbagai program olahraga masyarakat dan pemanfaatan fasilitas olahraga yang tersedia, Kemenpora terus mendorong masyarakat agar menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas harian. Sinergi antara pemeriksaan kesehatan dan olahraga diyakini mampu menciptakan sistem pencegahan yang lebih menyeluruh.
Kemenpora juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis sekaligus membiasakan diri menjalani hidup aktif agar tercipta masyarakat yang lebih sehat, bugar, dan produktif.
Program CKG yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan tercatat telah dimanfaatkan secara luas. Sepanjang tahun 2025, sekitar 70 juta warga telah mengikuti pemeriksaan kesehatan melalui program tersebut.
Deputi II Badan Komunikasi Pemerintah, Ghina Ghaliya, menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat terhadap program ini terus meningkat dan pelaksanaannya berjalan dengan baik hingga akhir tahun.
“Alhamdulillah, sudah 70 juta orang setahun ini, per Desember 2025, yang memang sudah ikut CKG ini. Jadi, Alhamdulillah, sudah berjalan lancar,” ujarnya.














